Belakangan ini, permainan Ludo kembali populer dan hadir dengan sistem permainan yang baru sebagai Ludo Online. Bedanya adalah Ludo jaman dulu dimainkan di selembar karton sebagai papan, serta menggunakan dadu dan pion fisik.

Namun kini Anda bisa memainkannya melalui ponsel pintar dengan media permainannya yang berbentuk digital. Nah, awalnya Ludo adalah permainan papan tradisional India yang umum dimainkan sebagai media hiburan.

Permainan ini banyak dilakukan bersama teman dan keluarga di jaman dulu, bahkan hingga sekarang. Tidak sampai di situ saja, tetapi perkembangannya hingga menjadi Ludo Online juga cukup menarik.

Berikut ini sejarah perkembangannya hingga menjadi permainan modern dan memiliki banyak nama diberbagai negara.

Perkembangan Ludo Online dan Nama Lainnya

Dalam permainan Ludo tersediakotak-kotak ini biasanya ditandai dengan bintang dan berwarna merah, hijau, kuning, serta warna biru. Berasal dari India, Ludo ini sering dimainkan menggunakan 1 dadu untuk menentukan angka yang muncul.

Angka ini memungkinkan pion untuk masuk ke permainan aktif dan menuju titik akhir agar menang. Perlu Anda ketahui, bahwa mama asli Ludo di India adalah Pachisi dan telah ada di India pada Abad ke 6.

Sejak kedudukan Raja Dinasti Mughal dan Jalaluddin Muhammad Akbar, bahkan mereka telah memainkan Pachisi menggunakan selir-selirnya sebagai pion. Namun diduga, sebelum di abad tersebut permainan ini telah ada dengan bukti adanya penemuan arkeologi di situ Harappan.

Dalam penemuan tersebut ditemukan bukti papan serupa dengan Ludo tradisional atau Pachisi. Versi lainnya dari Pachisi di India memiliki nama lain Chaupar atau Causar.

Sejarah permainan ini adalah mengisahkan Chaupar dengan Kurawa dalam Mahabharata. Namun sayangnya, keluarga Pandawa yang diwakili oleh Yudhistira kalah dan menimbulkan kerugian atas kerajaan yang dipertaruhkan.

Kisah bertaruhnya Pandawa dan Kurawa  tersebut, menampilkan sistem permainan yang sama dengan Ludo Online saat ini. Permainan Ludo juga diperkenalkan ke Inggris sekitar Abad 19, di mana permainan Pachisi ini telah mengalami modifikasi.

Perubahan ini berlaku pada cara bermain dan pion atau tokennya yang mengalami perubahan. Seiring perkembangannya, nama Pachisi pun diubah menjadi Ludo dan sudah dipatenkan sejak tahun 1896.

Dari Inggris, Ludo pun berkelana ke berbagai negara dengan nama yang tak lagi sama.

Di Amerika Utara, Ludo bernama hampir serupa dengan aslinya yaitu Parcheesi dengan nama lain Sorry!, Aggravation, dan Trouble. Sementara di Spanyol Ludo disebut Parchis, di wilayah Catalan disebut Parxis, dan di Kolombia disebut Parques.

Karena permainan Ludo tersebut sering kali menyebalkan dan memiliki potensi kekalahan, di Jerman disebut “Mensch ärgere dich nicht”. Dalam bahasa Inggris artinya “Man, Don’t Get Upset”, bahkan orang Italia menamai Ludo hampir serupa dengan Jerman yaitu “Non t’arrabbiare” alias “Don’t Get Upset”.

Masih banyak sebutan-sebutan lain untuk permainan Ludo di berbagai negara, sebelum akhirnya menjadi Ludo Online. Bahkan negara tetangga seperti China, Malaysia, dan juga Singapura, menamainya dengan sebutan Aeroplane Chess.

Sementara oleh masyarakat Indonesia, kita tetap menggunakan sebutan yang telah populer di Inggris sebagai Ludo. Nah, cukup menarik bukan perkembangan Ludo tradisional diberbagai belahan dunia sejak awal ditemukannya?

Setelah kemunculan Ludo dan persebarannya diberbagai negara, kini permainan tersebut bisa diakses secara online hanya menggunakan ponsel. Banyak pula orang yang memanfaatkannya sebagai permainan Ludo Online taruhan, serta dianggap memberikan banyak keuntungan jika menang.

By info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *